Pengembang untuk #IndonesiaSemakinDigital
Di negara lain sudah banyak terdapat pengembang start up dalam dunia bisnis, contohnya seperti Alibaba, Amazon, dan masih banyak lagi. Di Indonesia sendiri sudah ada pengembang start up seperti GO-JEK, bukalapak.com, Traveloka, dan lain lain.
Dibutuhkannya pengembang-pengembang start up antara lain adalah sebagai layanan dalam membantu masalah masalah yang ada dimasyarakat Indonesia. Contohnya GO-JEK yang membantu masyarakat dan tukang ojek untuk saling bertemu via lokasi. Contoh lainnya adalah Traveloka yang membantu masyarakat untuk membeli tiket pesawat dan hotel.
Bayangkan jika pengembang start up di Indonesia ada banyak jumlahnya, maka negara kita bisa dikatakan sebagai negara digital yang maju. Selain itu, masyarakat juga sangat terbantu dengan adanya aplikasi yang dibuat oleh pengembang di Indonesia.
Perusahaan Telkomsel telah membuka peluang bagi anak muda untuk mengembangkan teknologi digitalnya di Nextdev. Dengan Nextdev, anak muda bisa lebih mudah mengembangkan teknologinya untuk bangsa Indonesia lebih maju.
Perusahaan Telkomsel juga telah bekerja sama dengan beberapa sekolah di Indonesia untuk mewujudkan #IndonesiaSemakinDigital salah satunya adalah saya SMA Negeri 5 Palangkaraya.
Kerja sama ini adalah training membuat aplikasi pembelajaran berbasis android selama 7 hari.
Kegiatan ini diajarkan langsung disekolah oleh Bapak Sukaryadi dan Bapak Agus dari Telkomsel Jogja. Saya dan 29 murid lainnyapun ikut berpartisipasi mengikuti training tersebut. Selain mendapat ilmu, saya juga dapat belajar mengembangkan aplikasi yang saya buat. Software dasar yang diajarkan adalah Lectora Inspire 16. Selama 7 hari kita menggunakan software Lectora untuk membuat aplikasi sendiri. Setiap karya yang murid buat akan di upload di Nextdev Junior dan reward uang tunai Rp.50.000.

Hari pertama training kami diajarkan untuk membuat bagian menu dan mendesain bagian beranda.
dalam bagian beranda terdapat menu yang terdiri dari apersepsi, materi, evaluasi, pustaka, dan penyusun.
Hari kedua training kami diajarkan untuk menambah materi dan mendesain bagian materi. Bagian materi kita diminta untuk membuat minimal 5 halaman agar pengguna lebih paham dalam membaca materi pada aplikasi kita.
Hari ketiga training kami diajarkan untuk membuat dan mendesain menu evaluasi. Pada bagian menu evaluasi kita disuruh membuat bagian input data dan bagian hasil. Pada bagian hasil kita diminta untuk memasang variabel dari bagian input data
Hari keempat training kami diajarkan membuat link pada menu. Pada bagian 5 menu diberanda harus dikasih link agar ketika penggunakan menekan menu tersebut maka akan menuju slide yang dituju.
Hari kelima training kami disuruh mendesain seluruh bagian chapter. Pada bagian ini kita menambah action-action pada beberapa chapter.
Hari keenam kami disuruh untuk memperbaiki jika ada bagian chapter atau page yang salah. Pada bagian ini kita disuruh mengoreksi hasil karya kita agar tidak ada bagian atau link yang salah
Hari ketujuh kami mempublish hasil karya kami. Hasil karya kami di upload ke phone.ghap milik adobe dalam bentuk format .zip dan kemudian di publish ke nextdev.junior.id

Saya sendiri telah membuat 3 aplikasi pembelajaran menggunakan software lectora dan kesusahan yang saya alami adalah mencari materi pembahasan pokok yang jelas. Untungnya saya menggunakan kartu Simpati LOOP 4G. Dengan kartu Simpati LOOP 4G saya dapat mengakses internet secara cepat disekolah saya.
Tidak hanya mengerjakan disekolah saja namun kita juga dapat melanjutkan proyek kita dirumah. Untungnya dirumah menggunakan Telkom Speedy, pekerjaanpun terasa nyaman bila kita mudah mengakses internet. Dan pada hari ketujuh training saya berhasil membuat 3 aplikasi pembelajaran dalam waktu 7 hari. Aplikasi yang saya buat adalah tentang Jaringan Internet, Sosiologi, dan Pengertian Geografi.
Memang apa yang diajarkan masih dasarnya saja namun, jika kita berniat untuk menyempurnakan hasil karya kita maka kita dapat kembangkan itu. Selagi ada usaha maka semakin banyak peluang untuk mewujudkannya.
Harapan kedepannya semoga perusahaan Telkomsel dapat mewujudkan negara yang pintar dengan developer muda yang baru, dengan teknologi digital baru, dan dengan layanan yang baru agar masyarakat dapat terbantu dengan hasil teknologi bangsa Indonesia.
gan, warna tulisan di postingan jangan warna merah..
BalasHapuskunjung balik ya www. kholidintok .tk/2016/10/ceritaku-bersama-telkom-wifiid.html
oke, terima kasih atas sarannya dan terima kasih telah berkunjung
HapusKeren dan mengispirasi.. Sukses ya bro?
BalasHapusmakasih ya bro, sukses juga buat lo
Hapus