Magical World : Finding Novela Ivanka
Dipagi hari yang cerah suasana kerajaan dan planet sangat ramai. Para warga kembali bekerja dan anak-anak remaja kembali sekolah untuk pelatihan ksatria. Dikerajaan para ksatria keamanan sudah terlihat bertambah. Sang putri Novela Ivanka yang saat itu baru keluar dari istana untuk pelatihan ksatria. Pelatihan ksatria dilakukan di Academy Ksatria Eigris. Perjalanan Sang putri dikawal oleh 2 Ksatria yang kebetulan adalah guri di academy tersebut. Sang Putri yang kala itu masih berpangkat kelas III. Pada saat Putri kelas I dan II, Putri dikenal sebagai Murid teladan di academy. Ia selalu menempati peringkat 1 dari 100 Calon Ksatria di academy itu.
Ketika Jam Pulang, Sang Putri kembali ke istana kerajaan. diperjalanan, Sang putri dikejutkan dengan kedatangan Lola Vianca. Lola Vianca adalah teman seangkatan Putri di academy. Vianca adalah gadis supranatural. Vianca menyampaikan bahwa Sang Putri harus berjaga-jaga sebab Vianca merasakan bahwa Sang Putri akan dalam bahaya.
Mendengar hal itu, Sang Putri menjadi kepikiran.
Di suatu Malam yang sunyi di kerajaan, Putri Novela sedang gelisah. Ia tidak bisa tidur pada malam itu. Hingga keesokan hari ia tertidur hingga menjelang siang.
Kala itu, ditaman kerajaan terlihat sosok laki laki sedang menggambar di tempat duduk.
Hal ini sudah biasa bagi pihak kerajaan karena laki laki tersebut sudah sering mampir dikerajaan. Laki-laki itu juga sangat akrab dengan para Ksatria Suci ataupun Agung. Mungkin hal inilah yang membuat laki laki itu lebih mudah memasuki kerajaan.
Keesokan siangnya seperti biasa sang putri bangun kesiangan akibat gelisah pada malam hari. Kemudian sang putri membuka gorden jendela kamarnya. Terlihat disana sosok laki laki yg tak asing sedang menggambar di taman kerajaan. Sang putri pun keluar dari dalam kerajaan dan menghampiri laki laki tersebut.
Sang Putri memulai perbincangan dengan laki laki tersebut dan mulai menanyakan latar belakang laki laki tersebut. Namanya ternyata adalah Adiya, yang ia lakukan adalah melukis isi wilayah dikerajaan itu. kemudian lukisan itu dijualnya kepada kerajaan agar ia dapat uang untuk bertahan hidup. Mengetahui hal itu sang putri kemudian meminta Adiya melukis dirinya untuk Ia beli dan dipajang dikamar istana. Adiya pun melukis Sang Putri dengan penuh bahagia. Rasa bahagia itu muncul di hati Adiya karena hal yang istimewa baginya bisa melukis Sang Putri yang cantik. Tak lama berselang lukisan itupun selesai, Sang Putri nampak senang karena lukisan itu amat indah dan bagus. Kemudian sang putri memajangkan lukisan indah itu di kamarnya. Entah kenapa di hati sang putri melihat lukisan itu ia merasa tenang dan damai. kemudian sang putri mengucapkan terima kasih dan bayaran kepada Adiya.
Pada malam hari ketika sang putri ingin tidur, Sang Putri berdoa kepada dewa agar ia bisa tidur dengan tenang dan bangun dengan segar.
Namun tiba di tengah malam. terlihat diatas kerajaan awan hitam menggumpal membentuk lingkaran yang seakan membuat portal atau pintu teleportasi dari suatu tempat ke kerajaan itu. Entah itu Ksatria dikerajaan itu atau bukan terlihat orang itu menghancurkan jendela kamar putri Novela Ivanka di istana itu dan mengambil Sang Putri. Sang Putri sempat tersadar namum pingsan kembali mengetahui bahwa dirinya dalam bahaya. Orang itu pergi mengambil putri melewati portal teleportasi yang ia buat tadi.
Memang pada saat itu keamanan kerajaan sedang lemah, karena para ksatria mungkin bosan atau ngantuk atau capek Karena biasanya dikerajaan jarang terjadi ancaman atau serangan.
para ksatria tidak sempat menyelamatkan putri karena gerakan sang lawan sangat cepat.
Mendengar hal itu, Raja sangat cemas, para penduduk diplanet Eirigis mulai panik dan Ksatria mulai menyesal karena tidak bisa menjaga keamanan kerajaan.
Raja memerintahkan Ksatria terpilih dikerahkan untuk misi penyelamatan sang putri.
Dalam kejadian semalam, ada beberapa target yang dijadikan tersangka.
Pertama, Nekros Leonard, Karena memiliki dendam dengan kerajaan mungkin saja Nekros menculik Putri atau yang Kedua, Nahas, sosok Nahas yang dikenal keji di kerajaan generasi ke 3 sampai saat ini mungkin saja Nahas menjadi pelaku penculikan ini.
to be continued . . .
0 Reviews:
Posting Komentar